Kolom

Kolom, Opini Pakar

[POLA] Captive Mind Kemerdekaan Intelektual

Menara gading itu tinggi menjulang, angkuh memandang kejauhan. Gelar bertambah, jurnal bertambah, sitasi bertambah, indeks semakin panjang. Gedung kampus pun semakin megah. Semua tampak sebagai tanda kemajuan. Namun, menara tetap berdiri di atas tanah. Angin dapat menggoyangkannya. Badai dapat membuat gadingnya retak. Metafora ini terasa dekat dengan kehidupan intelektual kita hari ini. Kampus semakin sibuk mengukur keberhasilan melalui publikasi, akreditasi, pemeringkatan, sitasi, dan berbagai indikator akademik. Ukuran itu berguna untuk menjaga mutu. Masalah muncul saat ukuran berubah menjadi tujuan. Apakah kesibukan mengejar ukuran akademik membuat kita semakin berani berpikir, atau justru semakin mahir memenuhi ukuran yang sudah tersedia? Jangan-jangan menaranya

The post Captive Mind Kemerdekaan Intelektual appeared first on Langgam.id.

Kolom, Opini Pakar

[POLA] Bobolkah Benteng Integritas Perguruan Tinggi oleh Penyakit Korupsi Negeri?

Perguruan tinggi selama ini dipandang sebagai salah satu benteng terakhir integritas bangsa. Ia bukan sekadar tempat berlangsungnya proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga ruang tempat kebenaran diuji, ilmu pengetahuan dikembangkan, dan nilai-nilai etika diwariskan kepada generasi penerus. Karena itu, perguruan tinggi memiliki kedudukan yang berbeda dari lembaga administratif biasa. Di dalamnya terdapat tradisi akademik yang menempatkan kejujuran intelektual, kebebasan berpikir, objektivitas, dan tanggung jawab moral sebagai fondasi utama. Di tengah berbagai persoalan disintegritas yang terjadi pada lembaga-lembaga negara, perguruan tinggi semestinya menjadi salah satu institusi yang relatif lebih tahan terhadap godaan korupsi. Namun, ketika muncul kasus dugaan

The post Bobolkah Benteng Integritas Perguruan Tinggi oleh Penyakit Korupsi Negeri? appeared first on Langgam.id.

Kolom, Opini Pakar

[POLA] Vulnerabilitas Pemimpin Negeri

Seorang pemimpin yang ada di pusat kekuasaan seharusnya menunjukkan sosok yang dapat memberikan petunjuk, ketenangan, dan keyakinan kepada warganya. Akan tetapi, kenyataan kepemimpinan tidak selalu seideal demikian. Di balik kekuasaan yang terlihat kuat, dapat tersembunyi beragam kelemahan yang semakin tampak saat seorang pemimpin mengalami tekanan politik, ekonomi, sosial, dan internasional sekaligus. Kekuasaan formal yang signifikan tidak secara otomatis menciptakan kepemimpinan yang tangguh. Seorang pemimpin dapat tampak sangat berkuasa, tetapi pada saat yang sama kebebasannya semakin dibatasi oleh kepentingan politik, ketergantungan pada kelompok tertentu, tekanan ekonomi, kritik publik, serta kebutuhan untuk terus mengamankan dukungan politik. Gambaran itu mengindikasikan bahwa situasi kepemimpinan di

The post Vulnerabilitas Pemimpin Negeri appeared first on Langgam.id.

Kolom, Sumatra Barat

[POLA] Siapa yang Membakar Sumbar? Dari Hotspot Berulang hingga Tata Kelola Ruang

OlehHabieb Aulia SufiPeneliti Keadilan Ekologis & Analis Kebijakan LBH Padang  Apa yang dipikirkan Tuhan ketika ia menciptakan Sumatera Barat. Seakan banjir, gunung meletus, dan gempa belum cukup. “Bencana apa lagi ya yang belum ada di Sumatera Barat ini?” Mungkin begitu pikir-Nya. Itu lah hal pertama yang terlintas di kepala saya ketika mengetahui Sumatera Barat kembali dilanda kabut asap. Saat itu Rabu, 12 Agustus 2026, saya dalam perjalanan dari Pasaman Barat menuju Padang. Dalam perjalanan itu saya disuguhkan senja yang sangat cantik oleh pantai barat Sumatra. Yang ternyata setelah sampai padang saya baru sadar kalau itu akibat bencana kabut asap. Pertengahan

The post Siapa yang Membakar Sumbar? Dari Hotspot Berulang hingga Tata Kelola Ruang appeared first on Langgam.id.

Kolom, Opini Pakar

[POLA] Distribusi Kemerdekaan

Delapan puluh satu tahun telah berlalu sejak bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaan. Bendera Merah Putih berkibar dari halaman rumah hingga gedung negara. Lagu kebangsaan bergema dalam upacara yang khidmat. Para pemimpin menyampaikan pidato tentang persatuan, kemajuan, dan masa depan. Di balik perayaan tersebut, satu pertanyaan mendasar perlu terus diajukan: apakah seluruh rakyat telah menikmati kemerdekaan secara nyata dan setara? Kemerdekaan tidak berhenti pada terbebasnya suatu bangsa dari penjajahan asing. Kemerdekaan memperoleh makna substantif ketika setiap warga dapat hidup bermartabat, memperoleh pekerjaan yang layak, mengakses pendidikan dan layanan kesehatan, menyampaikan pendapat tanpa rasa takut, serta menentukan masa depan melalui usaha dan kemampuan

The post Distribusi Kemerdekaan appeared first on Langgam.id.

Batang Kuranji, Kolom, Unand

[POLA] Sedimentasi di Segmen Hilir Batang Kuranji: Kecerdasan Alam dan Urgensi Penataan Muara

Hujan lebat kembali mengguyur Kota Padang pada sore hari, 14 Agustus 2026. Peristiwa inimemicu kembali luapan air pada sistem jaringan sungai Batang Kuranji dan merendambeberapa wilayah permukiman berdataran rendah yang berdekatan dengan bantaran sungai. Berdasarkan catatan Stasiun Arau, presipitasi berlangsung selama 7 jam nonstop (16.01 hingga 23.00 WIB) dengan akumulasi tinggi hujan (rainfall depth) mencapai 132,5 mm. Angka ini menunjukkan rata-rata intensitas hujan sebesar 18,93 mm/jam, yang secara kriteriahidrologi tergolong dalam kategori hujan lebat. Jika dibandingkan dengan kejadian ekstrem pada 3 Agustus 2026 lalu, volume presipitasi kali ini memang lebih rendah. Pada 3 Agustus 2026, Stasiun Arau mencatat hujan sangat lebat mengguyur selama 10 jam nonstop (10.01–20.00 WIB) dengan akumulasi presipitasi masifsebesar 384,5 mm (intensitas rata-rata 38,45 mm/jam). Perbandingan Sedimentasi Pasca-Banjir Hal yang sangat menarik untuk dicermati secara teknis hidro-sedimentologi adalah fenomena pembentukan endapan sedimen di segmen hilir Batang Kuranji pasca-banjir 14 Agustus 2026 yang ternyata tercatat jauh lebih sedikit dibandingkan kondisi pasca-banjir 3 Agustus 2026. Untuk memverifikasi dinamika ini, evaluasi lapangan dilakukan secara berkala di segmenhilir dengan memperhatikan elevasi pasang air laut: 1.​Survei 8 Agustus 2026 (5 hari pasca-banjir 3 Agustus): Pengamatan pada pukul07.37 WIB mencatat kedudukan pasang air laut berada pada fase surut –20 cm. 2.​Survei 15 Agustus 2026 (1 hari pasca-banjir 14 Agustus): Pengamatan padapukul 15.44 WIB mencatat kedudukan air laut berada pada fase surut yang lebih rendah, yaitu –50 cm. Secara teoretis, fase surut laut

The post Sedimentasi di Segmen Hilir Batang Kuranji: Kecerdasan Alam dan Urgensi Penataan Muara appeared first on Langgam.id.

Kolom, Opini Pakar

[POLA] Kredibilitas RAPBN 2027

RAPBN 2027 membawa pesan optimistis: pendapatan negara meningkat, belanja tetap tumbuh, dan defisit dijaga. Optimisme itu diperlukan untuk menggerakkan ekspektasi pelaku usaha dan masyarakat. Anggaran tetap harus berpijak pada perhitungan yang tahan terhadap guncangan. Kredibilitas fiskal tidak lahir dari angka target yang tinggi. Kredibilitas tumbuh ketika pemerintah mampu menjelaskan dasar target, risiko penyimpangan, dan langkah koreksi yang akan ditempuh. Tanpa itu, optimisme mudah berubah menjadi ilusi. Pemerintah menargetkan pendapatan negara Rp3.426 triliun, tumbuh 6,8 persen dari outlook 2026. Belanja mencapai Rp4.097,2 triliun atau naik 3,9 persen, sedangkan defisit diarahkan sebesar 2,4 persen produk domestik bruto. Kerangka tersebut memakai asumsi pertumbuhan

The post Kredibilitas RAPBN 2027 appeared first on Langgam.id.

Kolom, Opini

[POLA] Kemerdekaan di Ruang Kelas

Lazimnya seperti tahun-tahun sebelumnya, bulan Agustus sebagai bulan kemerdekaan dirayakan dengan pelbagai lomba dan dipenuhi simbol-simbol kebangsaan yang gegap gempita. Namun, di balik semarak perayaan kemerdekaan tersebut, tersisa pertanyaan yang belum terjawab: sudahkah kemerdekaan hadir di ruang kelas? Pertanyaan itu tidak bisa sepenuhnya ditujukan pada pemerintah pusat. Jawaban terbesar justru bergantung pada tiga aktor terdekat dengan kehidupan siswa sehari-hari, yaitu guru, kepala sekolah, dan dinas pendidikan daerah atau kemenag. Merekalah yang setiap hari menentukan apakah kemerdekaan itu benar-benar sampai ke bangku sekolah, atau hanya berhenti di mimbar seremonial. Data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kemendikdasmen Tahun Ajaran 2023/2024 dan 2024/2025

The post Kemerdekaan di Ruang Kelas appeared first on Langgam.id.

Kolom, Opini

[POLA] Danantara dan BP BUMN: Menata BUMN Menjadi “Rumah Ekonomi Bangsa”

Ada yang menarik dari Pidato Kenegaraan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto saat Sidang Tahunan/Sidang Bersama DPR dan DPD RI di Komplek Parlemen Senayan Jakarta pada Jumat K(14 Agustus 2026) pagi tadi. Presiden dalam pidatonya di hadapan anggota parlemen dan perwakilan daerah memuji keberhasilan yang dicapai oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) yang sukses menjalankan transformasi BUMN dan dan mampu meraup keuntungan yang disetor ke negara. Keberhasilan ini tentu semakin memperkuat posisi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam babak baru sejarah pengelolaan ekonomi Indonesia. Sejak dibentuk pada Februari 2025 lalu, Danantara bersama Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN)

The post Danantara dan BP BUMN: Menata BUMN Menjadi “Rumah Ekonomi Bangsa” appeared first on Langgam.id.

Kolom, Opini Pakar

[POLA] Perguruan Tinggi Diperangkap Ranking dengan Plus Minusnya

Dalam dua dekade terakhir, ranking perguruan tinggi dunia dan regional telah berkembang menjadi salah satu ukuran yang sangat diperhatikan dalam pengelolaan perguruan tinggi. Pemeringkatan seperti QS World University Rankings , Times Higher Education (THE), Academic Ranking of World Universities (ARWU), serta berbagai pemeringkatan regional telah menjadi semacam papan skor yang digunakan untuk membandingkan perguruan tinggi antarnegara. Perguruan tinggi yang berada pada peringkat tinggi memperoleh pengakuan internasional, lebih mudah menarik mahasiswa, dosen, peneliti, mitra industri, serta peluang kolaborasi global. Karena itu, tidak mengherankan apabila banyak perguruan tinggi menjadikan peningkatan ranking sebagai bagian dari strategi institusionalnya. Bahkan, target tertentu dalam ranking sering

The post Perguruan Tinggi Diperangkap Ranking dengan Plus Minusnya appeared first on Langgam.id.

Scroll to Top