Kolom

Kolom, Opini Pakar

[POLA] Usul untuk Para Ketua Kapalo Arak Lapau Simpang

“Varschrikkalijk auto-ongeluk. Wy vernemen, dat Zondag 3 dezer, omstreeks half acht ’s avonds een autobus, die bij Rantau Berangin (in den weg van Pajakoemboeh naar Bangkinang) met de veerpont overgezet moest worden, achteruit in de Kamparrivier gereden is. Van de inzittenden verdronken 6 personen.” “Kecelakaan mobil yang mengerikan. Kami mendapat kabar bahwa pada hari Minggu tanggal 3 bulan ini, sekitar pukul setengah delapan malam, sebuah bus yang hendak diseberangkan dengan rakit penyeberangan di Rantau Berangin (di jalan dari Payakumbuh menuju Bangkinang), meluncur mundur masuk ke Sungai Kampar. Dari para penumpang, 6 orang tewas tenggelam.”(Sumatra-Bode, 11 November 1929) Ada jelas? Nanti

The post Usul untuk Para Ketua Kapalo Arak Lapau Simpang appeared first on Langgam.id.

Kolom

[POLA] Pidana Adat untuk LGBT di Sumatera Barat: Polarisasi, Penegakkan Hukum, Pemurnian Moral?

OlehRidho AlsyukriPenggiat HAM yang mengabdikan diri di PBHI Sumbar Isu mengenai LGBT terus bergulir di tengah keadaan negara yang morat-marit ini. Berbagai macam wacana dan narasi bertebaran di masyarakat. Ragam narasi serta fenomena juga berkelebatan di media sosial mengenai isu tersebut. Mulai dari munculnya kelompok yang mendeklarasikan dirinya secara sepihak sebagai polisi moral dengan menamakan kelompok mereka “boti hunter”, perundungan dan diskriminasi terhadap para individu yang diduga LGBT, bahkan yang lebih menarik adalah gagasan mengenai rencana pemberlakuan pidana adat bagi para pelaku LGBT yang digagas oleh sebuah lembaga yang seolah-olah mereka dan kelompoknya adalah pemilik sah dari adat tersebut.  Gagasan

The post Pidana Adat untuk LGBT di Sumatera Barat: Polarisasi, Penegakkan Hukum, Pemurnian Moral? appeared first on Langgam.id.

Kolom, Opini Pakar

[POLA] Kendala Transformasi Ekonomi Sumbar

Pernyataan bahwa tidak ada daerah yang mampu melompat tanpa investasi pada dasarnya tepat. Investasi memperbesar kapasitas produksi, memperbaiki konektivitas, memasukkan teknologi, menciptakan pekerjaan, dan meningkatkan produktivitas. Persoalan Sumatera Barat bukan sekadar kekurangan uang masuk. Sumbar menghadapi kekurangan investasi produktif, terhubung, dan mampu mengubah struktur ekonomi. Pada 2025, ekonomi Sumbar hanya tumbuh 3,37 persen, turun dari 4,37 persen pada 2024. PDRB atas dasar harga berlaku mencapai Rp352,19 triliun. Industri pengolahan memang tumbuh 5,38 persen, tetapi pertumbuhan keseluruhan tetap lemah. Angka ini menguatkan kritik bahwa mesin pertumbuhan daerah belum menghasilkan tenaga yang cukup. Artikel Boby Lukman Suardi (Singgalang, 30 Juli 2026) menempatkan

The post Kendala Transformasi Ekonomi Sumbar appeared first on Langgam.id.

Kolom, Limapuluh Kota, Santri

[POLA] Perlindungan Hukum bagi Santri di Tengah Intoleransi Intra-Umat

Oleh: Muhammad Arif, S.H.I. (Ketua PW Pemuda Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) Sumatra Barat Langgam.id – Peristiwa dugaan intimidasi terhadap santri Pondok Pesantren Berbasis Surau (PBS) Ibnu Haromain di Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota, tidak dapat dipandang sebagai persoalan biasa. Apabila benar terjadi sebagaimana diberitakan, maka peristiwa tersebut bukan hanya menyangkut dugaan tindak pidana terhadap anak, tetapi juga menjadi ujian bagi komitmen negara dalam memberikan perlindungan terhadap hak santri untuk memperoleh pendidikan agama, menjalankan keyakinan, serta mengamalkan tradisi keagamaan tanpa rasa takut dan intimidasi. Santri adalah bagian dari warga negara Indonesia yang memiliki hak konstitusional. Negara melalui Pasal 28E Undang-Undang

The post Perlindungan Hukum bagi Santri di Tengah Intoleransi Intra-Umat appeared first on Langgam.id.

Kolom, Opini Pakar

[POLA] Kapitalisme Londo Ireng

Istilah londo ireng pernah lahir dari pengalaman kolonial: pribumi yang membantu kekuasaan asing menundukkan bangsanya sendiri. Ia bukan sekadar ejekan warna kulit atau asal-usul, melainkan simbol pengkhianatan sosial. Dalam ekonomi modern, sosok itu tidak selalu mengenakan seragam kolonial. Ia bisa tampil sebagai pejabat, pengusaha, komisaris, konsultan, atau elite politik yang berbicara atas nama kepentingan nasional, tetapi bekerja untuk memperbesar kekuasaan modal dan mempersempit ruang hidup rakyat. Dari sinilah istilah kapitalisme londo ireng menemukan maknanya. Kapitalisme londo ireng muncul ketika elite domestik bertindak sebagai perantara antara kekuasaan politik dan akumulasi kekayaan. Mereka menguasai izin, konsesi, kredit, proyek, data, serta akses terhadap

The post Kapitalisme Londo Ireng appeared first on Langgam.id.

Kolom, Sumatra Barat, Tol Padang Sicincin

[POLA] Hallo Ketua, Salah Benar bukan Urusan Saya: Tol

Salah atau benar, bukan urusan saya. Terdengar, yang menolak jalan tol pria-pria berusia 44 tahun ke atas. Anak muda terheran-heran. Sikap menolak itu, warisan. Mau bantah, silakan. Sejak doeloe memang begitu orang mempertahankan kenyamanannya. Ketika jalan kereta api akan dibangun, saat jalan akan dibuat. Sejak doeloe ingin mempertahankan sawah, tapi sawah tahun ke tahun berkurang juga. Adat mesti dijaga, kita orang beradat. Adat itu tahun ke masa diabaikan. Tanah ulayat, itu ciri Minang. Dijual juga. Bersengketa juga, jadi lahan terlantar juga. Nagari bapaga adat, tiap nagari begitu sejak dulu, namun nagari rusak juga. Sebutlah agak satu yang tak berubah, jika

The post Hallo Ketua, Salah Benar bukan Urusan Saya: Tol appeared first on Langgam.id.

Kolom, Opini Pakar

[POLA] Harga Ketidakpastian Ruang Kebijakan Moneter

Pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia bukan sekadar pergantian pejabat. Peristiwa ini muncul ketika rupiah bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS, BI-Rate telah mencapai 5,75%, yield SBN masih tinggi, dan pasar sedang menilai ulang risiko Indonesia. Karena itu, pasar tidak hanya bertanya siapa yang akan memimpin BI, tetapi juga apakah arah kebijakan moneter tetap konsisten, independen, dan berbasis data. Respons intraday pada 27 Juli 2026 memberi pesan yang cukup jelas. IHSG berakhir naik tipis sekitar 0,09% dari posisi awal, sedangkan rupiah melemah sekitar 0,31% hingga Rp18.005 per dolar AS. Perbedaan arah ini menunjukkan bahwa pasar saham mampu

The post Harga Ketidakpastian Ruang Kebijakan Moneter appeared first on Langgam.id.

Kolom, Opini

[POLA] Refleksi 30 Tahun Peristiwa Kudatuli

Tiga dekade sejak peristiwa 27 Juli 1996. Dalam diskursus sejarah politik Indonesia, kerusuhan dua puuluh tujuh juli yang kerap diakronimkan sebagai Kudatuli ini patut didudukkan secara lebih proporsional, melampaui narasi faksionalisme internal di dalam tubuh Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Secara konseptual dan teoretis, insiden ini memberikan kerangka pembacaan mengenai karakteristik kekuasaan sentralistik dan bagaimana intervensi negara yang melampaui batas dapat berdampak pada disfungsi institusi politik serta pembatasan kebebasan sipil. Memang, memahami eskalasi politik pada 27 Juli 1996 pada dasarnya membutuhkan analisis terhadap struktur kekuasaan dan desain institusional pada dekade 1990-an. Pada masa itu, konsolidasi politik pemerintah mulai berhadapan dengan dinamika

The post Refleksi 30 Tahun Peristiwa Kudatuli appeared first on Langgam.id.

Kolom, Opini Pakar

[POLA] Londo Ireng dan Fatsoen Politik

Bahasa merupakan cermin watak seorang pemimpin. Semakin tinggi jabatan seseorang, semakin besar pula tanggung jawab moral yang melekat pada setiap kata yang diucapkannya. Apalagi seorang presiden, pemegang kekuasaan pemerintahan, simbol persatuan bangsa. Ucapannya membentuk persepsi publik, memengaruhi kualitas demokrasi, bahkan menentukan arah budaya politik sebuah negara. Karena itu, setiap pernyataan yang keluar dari seorang kepala negara semestinya lahir dari pertimbangan etika, kepatutan, dan kebijaksanaan. Pernyataan dalam pidato resmi menyebut istilah Londo Ireng di hadapan para jurnalis menambah daftar ungkapan kontroversial yang pernah disampaikan kepada publik. Sebelumnya, masyarakat juga mendengar ungkapan seperti “nyenyenye” maupun pernyataan bahwa pihak yang merasa berat menjalani

The post Londo Ireng dan Fatsoen Politik appeared first on Langgam.id.

Jalan Tol, Kolom, Kolom S Metron, Opini, Sumbar

[POLA] Epistemicide di Jalan Tol

Perdebatan seputar pembangunan jalan tol kian hari kian eskalatif dan panas. Ruang publik riuh oleh silang pendapat, mulai dari kalkulasi teknokratis yang analitis oleh para pakar dan akademisi hingga reaksi emosional yang reaktif oleh sebagian masyarakat. Biarlah silang sengketa itu menguji kedewasaan berfikir kita, sebab pada akhirnya nilai dari sebuah argumentasi memang tergantuang pada cupak masiang-masiang: panuah atau badakuak. Dalam ruang perdebatan yang semarak ini, posisi saya berdiri dengan jelas sebagaimana saya jelaskan di dalam tulisan ini. kemudian tulisan ini hadir sebagai penguat atas gagasan yang sebelumnya telah saya paparkan di Langgam.id. Proyek Strategis Nasional (PSN) pembangunan jalan tol seksi Sicincin-Bukittinggi yang

The post Epistemicide di Jalan Tol appeared first on Langgam.id.

Scroll to Top