Menyelamatkan Indonesia: Saatnya Negara Merebut Kembali Kedaulatan dari Oligarki
Oleh: Hafid Abbas, Komisioner dan Ketua Komnas HAM RI ke-8, 2012-2017 FAJAR.CO.ID – Indonesia sedang…
Oleh: Hafid Abbas, Komisioner dan Ketua Komnas HAM RI ke-8, 2012-2017 FAJAR.CO.ID – Indonesia sedang…
Membaca Kesetiaan, Kepentingan, dan Rapuhnya Integritas Muliadi Saleh : Esais Reflektif | Arsitek Kesadaran Sejak…
Tulisan Willy Aditya di Ruang.id mengenai refleksinya atas seabad INS Kayutanam bukan sekadar nostalgia. Tulisan itu adalah teguran. Di tengah euforia digital, kita diingatkan bahwa satu abad yang lalu, jauh sebelum republik ini berdiri, lahir sebuah eksperimen pendidikan dari sebuah desa bernama Kayutanam di pelosok Sumatera Barat. INS adalah sebuah eksperimen yang sejak awal menolak menjadikan manusia sekadar angka di atas kertas atau objek yang pasif menerima pengajaran. Seorang pendidik bernama Mohammad Sjafei yang berasal dari Kalimantan datang ke Ranah Minang dengan mimpi besar, mendirikan INS dengan keyakinan bahwa pendidikan harus mempertemukan manusia dengan kehidupan nyata: kerja tangan, seni, alam,
The post Refleksi Seabad INS Kayutanam:Solusi Mendidik Generasi Cemas? appeared first on Langgam.id.
Oleh: Hafid Abbas, Komisioner dan Ketua Komnas HAM RI ke-8 (2012–2017) FAJAR.CO.ID – Negara yang…
Oleh: Mustamin Raga (Penulis Buku Negara dalam Kemasan: Dari Brand Produk ke Politik Citra) Takdir…
Refleksi Sumpah Pemuda, Kematangan Demokrasi, dan Nurani Bangsa Oleh: Muliadi Saleh, Esais Reflektif | Arsitek…
Oleh: Mustamin Raga Sumpah Pemuda lahir bukan karena para pemuda Indonesia pada tahun 1928 tidak…
Oleh: Hafid Abbas, Guru Besar Pendidikan HAM Universitas Negeri Jakarta FAJAR.CO.ID – Ada sebuah paradoks…
Oleh: Zainal Muttaqin, Pengampu Pendidikan Dokter, Pengurus Majlis Guru Besar Kedokteran Indonesia (MGBKI) Kedokteran sejak…
Dari Resolusi Jihad Menuju Revolusi Ilmu Pengetahuan dan Kemandirian Bangsa Oleh: Dr. Amirullah, S.Pd., M.Pd.Dosen…