Batang Kuranji

Batang Kuranji, Berita

[POLA] Sedimentasi Batang Kuranji Berkurang, Penataan Muara Dinilai Lebih Mendesak

Langgam.id — Sedimentasi di segmen hilir Batang Kuranji, Kota Padang, berkurang setelah hujan lebat pada 14 Agustus 2026. Kondisi tersebut menunjukkan aliran sungai masih memiliki kemampuan membilas endapan secara alami menuju laut. Guru Besar Teknik Sipil Universitas Andalas (Unand), Mas Mera, mengatakan kondisi itu perlu menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan penanganan sedimentasi Batang Kuranji. Mas Mera juga menjabat Kepala Laboratorium Mekanika Fluida dan Hidrolika DTS Unand. Hujan mengguyur Kota Padang selama tujuh jam pada Jumat (14/8/2026). Berdasarkan catatan Stasiun Penakar Hujan Arau, hujan berlangsung sejak pukul 16.01 hingga 23.00 WIB dengan akumulasi curah hujan 132,5 milimeter. Dengan durasi tersebut,

The post Sedimentasi Batang Kuranji Berkurang, Penataan Muara Dinilai Lebih Mendesak appeared first on Langgam.id.

Batang Kuranji, Kolom, Unand

[POLA] Sedimentasi di Segmen Hilir Batang Kuranji: Kecerdasan Alam dan Urgensi Penataan Muara

Hujan lebat kembali mengguyur Kota Padang pada sore hari, 14 Agustus 2026. Peristiwa inimemicu kembali luapan air pada sistem jaringan sungai Batang Kuranji dan merendambeberapa wilayah permukiman berdataran rendah yang berdekatan dengan bantaran sungai. Berdasarkan catatan Stasiun Arau, presipitasi berlangsung selama 7 jam nonstop (16.01 hingga 23.00 WIB) dengan akumulasi tinggi hujan (rainfall depth) mencapai 132,5 mm. Angka ini menunjukkan rata-rata intensitas hujan sebesar 18,93 mm/jam, yang secara kriteriahidrologi tergolong dalam kategori hujan lebat. Jika dibandingkan dengan kejadian ekstrem pada 3 Agustus 2026 lalu, volume presipitasi kali ini memang lebih rendah. Pada 3 Agustus 2026, Stasiun Arau mencatat hujan sangat lebat mengguyur selama 10 jam nonstop (10.01–20.00 WIB) dengan akumulasi presipitasi masifsebesar 384,5 mm (intensitas rata-rata 38,45 mm/jam). Perbandingan Sedimentasi Pasca-Banjir Hal yang sangat menarik untuk dicermati secara teknis hidro-sedimentologi adalah fenomena pembentukan endapan sedimen di segmen hilir Batang Kuranji pasca-banjir 14 Agustus 2026 yang ternyata tercatat jauh lebih sedikit dibandingkan kondisi pasca-banjir 3 Agustus 2026. Untuk memverifikasi dinamika ini, evaluasi lapangan dilakukan secara berkala di segmenhilir dengan memperhatikan elevasi pasang air laut: 1.​Survei 8 Agustus 2026 (5 hari pasca-banjir 3 Agustus): Pengamatan pada pukul07.37 WIB mencatat kedudukan pasang air laut berada pada fase surut –20 cm. 2.​Survei 15 Agustus 2026 (1 hari pasca-banjir 14 Agustus): Pengamatan padapukul 15.44 WIB mencatat kedudukan air laut berada pada fase surut yang lebih rendah, yaitu –50 cm. Secara teoretis, fase surut laut

The post Sedimentasi di Segmen Hilir Batang Kuranji: Kecerdasan Alam dan Urgensi Penataan Muara appeared first on Langgam.id.

banjir, Banjir Padang, Batang Kuranji, Berita, Kota Padang

[POLA] Alami Pendangkalan Parah, Warga Bisa Jalan Kaki Sebrangi Batang Kuranji Pascabanjir Padang

Langgam.id – Kondisi Sungai Batang Kuranji di Kota Padang menunjukkan pendangkalan yang cukup serius pascabanir pada Senin (3/8/2026). Warga pun kini bisa sebrangi sungai dengan berjalan kaki.  Pantauan Langgam.id, Kamis (6/8/2026) di kawasan Bendungan Gunung Nago memperlihatkan dasar sungai yang kini didominasi oleh hamparan batu dan kerikil sehingga mengubah karakter aliran sungai. Di lokasi, kedalaman air di sebagian besar badan sungai hanya mencapai lutut orang dewasa. Sedimentasi yang terjadi membuat badan sungai tampak semakin melebar, sementara aliran air tidak lagi mengikuti jalur utama yang semestinya, melainkan berpindah-pindah di antara endapan material batu dan kerikil. Hamparan sedimen yang menutupi sebagian besar dasar

The post Alami Pendangkalan Parah, Warga Bisa Jalan Kaki Sebrangi Batang Kuranji Pascabanjir Padang appeared first on Langgam.id.

banjir, Banjir Padang, Batang Kuranji, Berita

[POLA] Batang Kuranji Dipenuhi Material Sedimen Pascabanjir Padang

Langgam.id – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang pada Senin (3/8/2026) tak hanya merendam permukiman, tetapi juga memperparah kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Kuranji.  Salah satu dampak yang kini terlihat jelas adalah pendangkalan parah, akibat sedimentasi material yang terbawa arus banjir. Pantauan Langgam.id pada Kamis (6/8/2026) di Sungai Batang Kuranji, tepatnya di sekitar Bendungan Gunung Nago, menunjukkan aliran sungai mengalami perubahan signifikan. Dasar sungai kini dipenuhi batu, kerikil, dan material sedimen lainnya.  Sehingga, kedalaman air di sejumlah titik hanya mencapai lutut orang dewasa. Material tersebut juga mengubah sebagian alur aliran sungai. Kepala Dinas Sumber Daya Air dan

The post Batang Kuranji Dipenuhi Material Sedimen Pascabanjir Padang appeared first on Langgam.id.

Batang Kuranji, Berita

[POLA] Sungai Batang Kuranji Menyusut Usai Galodo, Ahli Dorong Pembangunan Sabo Dam

Langgam.id- Ahli geologi Sumatra Barat, Ade Edward mendorong pembangunan kolam pengendapan di hulu Sungai Batang Kuranji, sebagai solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir bandang, sekaligus menjaga ketersediaan air bersih bagi warga. Menurutnya, bangunan pengendali sedimen itu mampu menahan material longsoran, agar tidak meluncur ke kawasan permukiman dan badan sungai. “Longsor di hulu tidak bisa dicegah sepenuhnya. Tapi kita bisa menjinakkannya dengan menampung material longsoran di sabo dam. Jika kapasitasnya besar, daya tampungnya akan lebih baik,” jelasnya kepada Langgam.id, Kamis (23/7/2026). Kemudian Ade menuturkan pembangunan sabo dam di Batang Kuranji dapat menahan sedimen, agar tidak meluncur dengan kecepatan tinggi ke

The post Sungai Batang Kuranji Menyusut Usai Galodo, Ahli Dorong Pembangunan Sabo Dam appeared first on Langgam.id.

Scroll to Top