[POLA] Pengamat: Risiko Kualitas Udara Padang Perlu Dipetakan Berbasis GIS
Langgam.id – Praktisi GIS Sumatra Barat (Sumbar) dan pengamat kebencanaan serta tata ruang, Timtim Deby Purnasebta, menilai risiko kualitas udara di Kota Padang perlu dipetakan secara spasial. Menurutnya, udara kabur yang terjadi dalam beberapa hari terakhir tidak cukup dibaca hanya dari penyebab meteorologis. Kondisi tersebut perlu dikaji berdasarkan lokasi, sumber partikulat, pergerakan atmosfer, serta tingkat paparan penduduk. “Persoalan yang lebih mendasar bukan sekadar mengapa udara Padang tampak kabur, melainkan mengapa kita masih menunggu kabut terlihat sebelum mulai membaca risikonya,” kata Timtim dalam keterangannya, Kamis (13/8/2026). Ia mengatakan, kondisi atmosfer yang lebih kering semestinya menjadi momentum untuk memperkuat pemantauan kualitas udara.
The post Pengamat: Risiko Kualitas Udara Padang Perlu Dipetakan Berbasis GIS appeared first on Langgam.id.