Refleksi 30 Tahun Peristiwa Kudatuli
Tiga dekade sejak peristiwa 27 Juli 1996. Dalam diskursus sejarah politik Indonesia, kerusuhan dua puuluh tujuh juli yang kerap diakronimkan sebagai Kudatuli ini patut didudukkan secara lebih proporsional, melampaui narasi faksionalisme internal di dalam tubuh Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Secara konseptual dan teoretis, insiden ini memberikan kerangka pembacaan mengenai karakteristik kekuasaan sentralistik dan bagaimana intervensi negara yang melampaui batas dapat berdampak pada disfungsi institusi politik serta pembatasan kebebasan sipil. Memang, memahami eskalasi politik pada 27 Juli 1996 pada dasarnya membutuhkan analisis terhadap struktur kekuasaan dan desain institusional pada dekade 1990-an. Pada masa itu, konsolidasi politik pemerintah mulai berhadapan dengan dinamika
The post Refleksi 30 Tahun Peristiwa Kudatuli appeared first on Langgam.id.