[POLA] Elektabilitas Disalip KDM, Amien Rais: Prabowo Gagal Menaklukkan Oligarki
FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pendiri Partai Ummat, Amien Rais, mengingatkan Presiden Prabowo Subianto agar lebih kritis…
FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pendiri Partai Ummat, Amien Rais, mengingatkan Presiden Prabowo Subianto agar lebih kritis…
FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Dinamika politik menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mulai menarik perhatian. Salah satu…
FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI disebut tidak sekadar menjadi momentum seremonial, tetapi…
FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Dinamika politik menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mulai menghangat. Salah satu nama…
FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pengamat politik Heru Subagia kembali menantang Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM)…
FAJAR.CO.ID, BANDUNG — Usulan “sayembara menangkap koruptor” yang sebelumnya dilontarkan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi…
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Popularitas dan elektabilitas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), terus menanjak dan…
FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pembicaraan mengenai nama Dedi Mulyadi sebagai salah satu kandidat calon presiden pada…
Langgam.id – Seorang sopir taksi Blue Bird di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) bernama Imon, tidak menyangka bakal mendapatkan orderan penumpang seorang kepala daerah. Sosoknya adalah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Kang Dedi, begitu sapaan akrabnya, sengaja memilih naik taksi saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) VII Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sumbar di UNP, Sabtu (18/7/2026). Momen ini diabadikan Kang Dedi di akun resmi instagramnya. Ia juga menuliskan keterangan unggahan video itu dengan kalimat “obrolan Sunda-Padang yang berakhir semeringah”. Terlihat, Kang Dedi bercengkerama dengan sopir taksi tersebut. “Saya ngomong pakai bahasa Sunda, bapak Imon pakai bahasa Padang,” kata Kang
The post Sopir Taksi di Padang Bahagia Ketemu Dedi Mulyadi, Diberi Uang Segepok appeared first on Langgam.id.
Langgam.id – Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, menyoroti persoalan tata kelola sektor pertambangan saat berorasi pada Musyawarah Wilayah (Muswil) VII Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sumatra Barat (Sumbar) di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP), Sabtu (18/7/2026). Berbicara di hadapan Wagub Sumbar, Vasko Ruseimy, dan ratusan kader HMI, Dedi menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat bertumpu hanya pada kekayaan Sumber Daya Alam (SDA). Menurutnya, inovasi menjadi faktor penting agar daerah memiliki daya saing sekaligus mampu menjaga keberlanjutan ekonomi. “Kalau daerah tidak bisa melakukan inovasi dan hanya mengandalkan alamnya, maka pada akhirnya daerah itu akan runtuh,” kata Kang Dedi Muliyadi
The post KDM Kritik Tata Kelola Tambang di Hadapan Wagub Sumbar, Sebut Daerah Tak Bisa Bergantung SDA Saja appeared first on Langgam.id.