[SET IG] Dunia dalam Disrupsi

TEMA: Dunia dalam Disrupsi

HOOK (slide 1):
Dunia sedang tidak baik-baik saja: dari ruang privasi digital yang dihargai mahal hingga kedaulatan negara yang dipertaruhkan di meja perundingan.

TRACKS:
1. Meta didenda fantastis $25 miliar karena manipulasi data pengguna, sinyal bahwa era impunitas raksasa teknologi sudah berakhir.
Sumber: https://www.aljazeera.com/news/2026/10/21/judge-orders-meta-to-pay-25bn-in-fines-for-facebook-privacy-violations?traffic_source=rss
2. Kuba menuduh AS menekan negara lain demi meloloskan kepentingan geopolitik dalam pemungutan suara PBB.
Sumber: https://www.aljazeera.com/news/2026/10/21/cuba-accuses-us-of-threatening-countries-ahead-of-un-embargo-vote?traffic_source=rss
3. Rusia, Trump, dan Tiongkok berupaya mendikte nasib Ukraina tanpa melibatkan mereka, mengabaikan kedaulatan demi pragmatisme.
Sumber: https://www.dw.com/en/what-china-wants-from-a-trump-putin-summit-on-ukraine/a-79726190?maca=en-rss-en-all-1573-xml-mrss
4. Publik mulai menakar performa Kabinet Merah Putih di tahun ke-2, menjadikan citra personal sebagai tolok ukur efektivitas pemerintahan.
Sumber: https://www.viva.co.id/berita/nasional/1937684-dua-tahun-prabowo-gibran-hal-ini-disebut-bisa-perkuat-kinerja-kabinet
5. Transisi global menuju ekonomi hijau bukan lagi sekadar tren, melainkan tuntutan struktural untuk bertahan hidup di tengah krisis iklim.
Sumber: https://www.viva.co.id/bisnis/1937695-mau-cari-peluang-kerja-masa-depan-4-sektor-green-jobs-ini-layak-dilirik

DROP:
Benang merahnya adalah krisis legitimasi: otoritas besar (negara maupun korporasi) sedang berupaya mempertahankan kekuasaan melalui tekanan dan manipulasi, namun mereka mulai menghadapi resistensi balik dari hukum, pasar, dan tuntutan publik.

OUTRO:
Pantau terus perkembangan denda Meta dan apakah putusan ini benar-benar mengubah cara korporasi besar mengelola data kita ke depannya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top